Kamis, 07 Februari 2013

MANFAAT ROKOK TERSELUBUNG



  1. Untuk indikator kesehatan: Biasanya orang yang sakit pasti dilarang dulu merokok, jadi yang merokok itu pasti orang sehat. 
  2. Menambah kenikmatan: Sore hari minum kopi dan makan pisang goreng sungguh nikmat. Apalagi ditambah Rokok!
  3.  Baik untuk basa-basi/keakraban: Kalau ketemu orang misalnya di H alte kita bisa tawarkan rokok.Kalau basa-basinya tawarkan uang kan gak lucu.
  4.  Memberikan lapangan kerja bagi buruh rokok, dokter, pedagang asongan dan perusahaan obat batuk.
  5. Bisa dipake alasan untuk tambah gaji karena ada post untuk rokok dan resiko baju berlubang kena api rokok.
  6. Bisa menambah suasana pedesaan / nature bagi ruangan ber AC dengan asapnya sehingga seolah berkabut.
  7.  Teman boker yang setia.
  8. Untuk laki2 yang mau dikejar2 wanita cantik .. coba aja kalau ada gadis cantik lewat sundut tuh pantatnya dengan rokok .. pasti dia ngejar2 terus .. coba aja .
  9. Membantu program KB dan mengurangi penyelewengan karena konon katanya rokok bisa menyebabkan impoten .
  10. Bahan inspirasi dan pendukung membuat Tugas Akhir, sehingga seharusnya dicantumkan ucapan terima kasih untuk rokok pada kata sambutan
  11.  Awet muda.
  12. Awet muda...karena sebagian para perokok meninggal sebelum mencapai masa tua.
  13.  Mencegah maling masuk ke rumah perokok.
  14. Mencegah maling masuk ke rumah karena si maling ketakutan mendengar batuk-batuknya si perokok yang terus menerus di malam hari.
  15.  Menghemat biaya belanja kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
  16. Menghemat biaya belanja dapur, karena uang jatah buat belanja sudah habis digunakan untuk beli rokok.
  17. Memberikan income besar untuk negara.
  18. Karena perokok biasanya mulutnya bau dan gusinya hitam, jadi beli banyak pasta gigi dan sikat gigi, pabriknya jadi tambah besar.
  19.  Masukan untuk rumah sakit, dan menambah masukan bagi dokter paru-paru dan jantung.
  20.  Dokter gigi juga semakin banyak rezeki karena banyak pasiennya yang ingin membersihkan bekas rokok di gigi serta gusi.
  21.  Mengembangkan kontraktor karena semakin banyak menerima order untuk membangun ruangan khusus perokok di gedung-gedung.
  22. Mencerdaskan anak bangsa .karena bnyk beasiswa yang diberikan oleh produsen rokok.
  23.  Aset negara, dapat melunasi hutang ke negara lain + Mengurangi Populasi masyarakat indonesia.
  24.  Meluasnya lahan penghijauan, penuh dengan pohon tembakau.
  25.  Fotosintesis tanaman meningkat, karena lapisan ozon menipis oleh gas CO yang dihasilkan dari asap rokok.
  26.  Keuntungan meningkat bagi produsen masker mulut dan tisue yang digunakan untuk menghalau asap rokok.
  27. Berbuat amal kebaikan: Kalau ada orang yang mau pinjam korek api paling tidak sudah siap / tidak mengecewakan orang yang ingin meminjam.
  28.  Seorang ahli THT ternama di AS mengatakan, bahwa ia menyarankan pada mantan perokok yang terserang batuk, untuk menghisap dua batang rokok sehari, dan hal itu menyembuhkan mereka.
  29. Dr. James Le Fanu di AS menulis: “Perokok mempunyai resiko 50% lebih sedikit terkena penyakitalzheimer (pikun), dan banyak perokok yang mempunyai perlindungan lebih banyak dari penyakit ini.”The New England Journal of Medicine tahun 1985 menulis, para perokok yang terkena kanker endometrik kandungan 50% lebih sedikit daripada nonperokok 
  30.  Menurut artikel di Journal of The American Medical Association, penyakit kanker usus dan ulcerative, 30-50% lebih besar berpotensi menyerang nonperokok.
  31. The American Government’s Health and Nutrition Examination Survey, menemukan kemungkinan osteoarthritis menyerang perokok berat 5 kali lebih kecil daripada nonperokok.
  32. Menurut Prof. Petrus Budi Santoso, rokok bisa menolong manusia dari terkaman parkinson       (sindrom yang membuat organ tubuh bergetar liar dan susah di kontrol). Sebab, dalam rokok terdapat nikotin yang dapat menghambat berkurangnya sel-sel di otak, yang mengakibatkan gangguan pada saraf. Ahli penyakit saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga itu mengaku pernah meneliti dampak nikotin terhadap parkinson pada tahun 1987. Ia meneliti 100 pria perokok dan 100 pria tak merokok, yang semuanya penderita parkinson. Mereka rata-rata berusia di atas 50 tahun. “Ternyata mereka yang perokok tidak cepat parah penyakitnya,” katanya.
  33. Di Inggris, pada akhir perang dunia ke dua, penderita jantung mengalami penurunan secara drastis padahal jumlah perokok waktu itu sangat tinggi.          Jadi, bagaimana menurutmu tentang rokok?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar